Senin, 26 Januari 2015

manfaat ajaib foto Kyai Nur

Mahkota Ruhani

jika kamu melihat orang memiliki kelebihan aneh2, jangan heran, coba orangnya suruh melihat foto saya ya 20 menit saja, nanti apa reaksinya, jadi punya kelebihan aneh2, misal bisa mengobati penyakit, atau bisa menciptakan sesuatu yang aneh2 , ingat jin , setan juga bisa melakukannya, jadi jangan lalu heran, tes dulu, foto saya itu kan cuma foto saja, gak ada yg lebih, kamu juga bisa mencetakkan di tukang cetak foto, artinya bukan dari saya, saya juga tdk kelihatan mengisi foto itu dengan kekuatan apa-apa, artinya jika terjadi reaksi apa-apa itu bukan rekayasa saya, coba orang yang punya keanehan entah itu indigo, bisa melihat hal gaib, atau punya kelebihan tertentu, tunjukkan foto saya, nanti akan ketahuan apa yang di milikinya itu dari jin atau bukan, kalau dari jin akan timbul reaksi.

cara ini juga bisa di lakukan untuk mengantisipasi jika ada orang kerasukan, KERASUKAN, saya tulis besar agar paham yg saya maksudkan, nah biasanya orang kerasukan, yang merasuk itu bisa saja mengaku siapa saja, ngaku wali, atau mengaku kakek nenek kita atau orang tua kita yang sudah meninggal.

nah untuk tau kalau itu ruh atau bukan, coba suruh melihat foto saya, kalau jin fasik langsung tdk akan mau, dan menjerit kepanasan, kalau jin muslim tdk akan berani menatap lama, kalau benar ruh manusia maka tdk apa-apa, kalau manusianya fasik akan silau, tapi tdk apa-apa, jadi bisa di bedakan.

jangan lantas percaya misal ada yang masuk ke orang yang kerasukan, atau di masuki, atau kita masukkan, sebab jin itu suka mempermainkan orang dan suka menipu, ...semoga cara yang saya berikan itu bermanfaat

dalam orang menjalankan laku thoreqoh itu tujuannya adalah Allah, ridho Allah, tapi namanya juga orang yang seblumnya menjalankan laku thoreqoh itu sudah terbiasa sebelumnya jika melakukan sesuatu selalu mempunyai target pencapaian, dan ketika di ajak meluruskan niat mengharap ridho Allah, maka kembali-kembali tarikan target pencapaian yang ingin di harapkan tercapai selalu kembali mengemuka dan melapisi hati, padahal dari target/keinginan selain Allah itu seseorang mudah sekali di susupi dan di tipu daya oleh jin. siluman, atau ruh yang sesat ( ruh yang dari orang yang mengamalkan ilmu sesat sehingga ruhnya tidak di terima di alam barzah dan tdk di terima di bumi )

ini saya tulis supaya di pahami, biasanya orang yang sudah jelas2 lillahi ta'ala mengamalkan laku thoreqoh tanpa menginginkan niat yang selain Allah saja akan selalu di goda oleh iblis dan antek-anteknya apalagi yang sudah niatnya melenceng.

jadi orang itu menjalankan laku thoreqoh selama 5 tahun di awal, akan selalu di goda oleh jin atau setan, atau siluman ( siluman itu orang yang melakukan amaliyah yang menyebabkan mereka masuk ke alam gaib, atau orang yang masuk alam gaib karena sebab lain, dan mereka hidup di alam gaib, namanya siluman.) dan biasanya mereka itu karena berpindah dari alam jasmani ke alam gaib, maka mereka menjadi bentuk gaib, entah itu macan, ular, buaya putih dll.

jadi orang yang mengamalkan laku thoreqoh atau dzikir itu di 5 tahun istiqomah akan di datangi oleh jin, siluman , setan, yang akan mengganggu, biasanya mengganggunya dengan cara kasar, menakut-nakuti, lalu mengganggu dengan cara halus, seperti datang ke mimpi, dengan menyerupai seseorang, maksudnya menyerupai seseorang itu agar yang di ganggu itu akan mudah di tipu, sehingga mau tunduk, biasanya akan mengaku wali atau yang lain, bahkan nabi, biasanya kalau sudah mengaku misal wali tingkatan tinggi, itu biasanya jin yang di dalam tubuh yang di temui itu sudah sangat banyak, sebab untuk mengaku wali yang tingkatannya tinggi itu membutuhkan jin banyak untuk mendukung pengakuan itu, biasanya sudah di atas 6 ribu, jika sudah mengaku nabi itu biasanya sudah di atas 1 juta jin yg di dalam tubuh orang yang di masuki mimpinya, atau di temui lewat mediumisasi, sekalipun itu dengan mediumisasi, bisa saja mengaku sebagai ayah atau ibu siapa, yg sudah meninggal sebenarnya kalau kita respek, tdk akan mudah tertipu, tapi seringnya orang itu salah kontrol,

misal ini kalau ada yg di medium mengaku misal ruh, ada yang bercerita padaku di temui ruh neneknya, dan kakeknya, minta di doakan, lalu datang padaku apa benar itu kakeknya atau neneknya yang menemui, mereka bilang minta di kirimi fatekhah dan di doakan. ( bagus kan minta di doakan ?) ingat ini bukan masalah bagus atau tidak bagus, tapi kita tertipu apa tidak tertipu, itu yg penting.

maka ku panggil yg mendatangi si orang itu, masuk ke mediator.
" siapa kamu ?" tanyaku
" saya jin kyai..." jawabnya.
" kamu yang mendatangi si A ini dalam mimpi dan mengaku sebagai neneknya dan kakeknya ?"
" ya kyai"
" kenapa ?"
" ya iseng saja kyai, cuma main-main."
" la menurutmu main-main, tapi dia kan menganggapnya serius."
" maaf kyai, kami hanya main-main saja."
" tak boleh main main seperti itu."
" maaf kyai... "

nah itu contoh saja, saya sendiri juga sering jin masuk ke mediator dan mengaku misal syaikh nawawi, tapi saya punya prostek, misal jin saya suruh melihat saya pasti tdk berani dan silau dan kepanasan, masak syaikh nawawi kepanasan melihat saya kantidak mungkin, jadi hati-hati, kalau di datangi jin mengaku ini itu, mengaku ayah kita, nenek kakek kita yang sudah meninggal, soale kalau kita tertipu itu akan terjadi kemunduran akidah, kita akan di kuasai mereka.

jangan lantas percaya saja misal ada yang mengaku ruh ini ruh itu, di alam ruh itu orang tdk bisa sembarangan pergi sana sini melancong, kayak di dunia, kecuali ruh auliya, ruh orang itu bisa pergi harus ada ijin dari malaikat isrofil, dan ijin dari Allah, jadi tdk bisa sembarangan saja bisa pergi kayak di dunia, di akherat itu yang jadi raja mutlak kan hanya Allah, jadi kalau tanpa ijin Allah tdk bisa di sana lantas bisa seenaknya pergi kesana kesini.

setelah masa istiqomah dzikir 5 tahun berlalu, kemudian orang baru masuk ke tingkatan alam malakut, misal akan di datangi para wali, nah itu khodam mereka, bukan ruh mereka, khodam malaikat yang menyerupai mereka karena di perintah mereka, sekalipun di temui rosululloh saw, di masa itu ya tetap malaikat khodam rosululloh saw.
dulu saya di tingkatan itu di temui guru-guru thoreqoh , entah syaikh abdul qodir jailani entah syaikh baha'udin annaqsyabandi, dan masuk ke mediator, pasti saya tanya, ini ruh asli dari syaikh... ruh biasa? apa khodam? maka akan menjawab : saya khodamnya saya malaikat bernama ini.... saya di perintah syaikh untuk menemui kyai, dan di perintah menyampaikan pesan... bla..bla..bla....

nah setelah lewat masa 10 tahun istiqomah, baru meningkat ke rtingkatan ruh, ruh itu ada 9 tingkatan, dan kalau kita tingkatannya wali qutub akan di temui wali kutub sampai di ajari ilmu oleh mereka, kalau tidak tingkatannya ya tidak, saya pernah bertanya pada sunan kudus : pernah tidak beliau menemui seseorang dalam bentuk ruh ?
beliau menjawab : dari saya meninggal sampai saat ini saya belum pernah menemui orang selain kyai.
saya juga pernah bertanya pada bung karno, beliau juga menjawab dengan jawaban yg sama,
saya bertanya pada syaikh nawawi, beliau menjawab hanya menemui saya dan menemui guru saya, kalau guru saya tdk lewat medium tapi bisikan. dan bicara menggunakan batin.

jadi kalau belum sampai dzikir ke masa yang 10 tahun ke atas maka jelas yang menemui itu siapa?

makanya untuk mempermudah itu benar apa tidak, yang masuk mengaku itu suruh melihat foto saya, kalau jin, dia akan silau dan tak mau melihat, kalau jin muslim sekalipun akan tak mau melihat foto dengan waktu yang lama, kalau ruh asli orang yang mengaku maka tidak apa-apa, melihat foto saya dlm jangka lama juga tdk apa-apa. kecuali ruh orang yang fasik, maka tdk akan kuat melihat foto saya.

lalu timbul pertanyaan, kalau dia bukan ruh yang mengaku kenapa kok banyak tau? la jin mengaku ini itu, itu kan sudah mempersiapkan diri, datanya lengkap, la mereka kan nggak bodoh bodoh amat, masak ngaku roma irama, gak pakai gitar kan gak seru, sama lah di alam nyata, misal kita mau di tipu oleh suatu asuransi, atau ajakan kerjasama, di dalamnya jelas di sediakan kelengkapan data. agar penipuannya berhasil. jadi mereka mempunyai data akurat sebelum mengaku sebagai A atau B.
9 jam · Teman

Label: , ,

Selasa, 20 Januari 2015

kisah jin pindah rumah

Ada jin, ngikutiku dari belakang dua hari yg lalu,
"Ada apa mengikutiku terus?" Tanyaku.
" itu pak kyai, rumah saya kebonkar." Jawabnya
" la memangnya kamu tinggal di mana?"
" saya di tiang depan majlis yang kyai bonkar."
" la kan biar bagus, kamu tinggal pindah saja."
" pindahnya itu yg repot kyai.."
" repot bagaimana, apa barang pecah belahmu banyak?"
" iya kyai.., kalau pindah kan kami boyongan.."
" aneh aneh saja.... masak masalah pindah harus aku yang nguusi?"
" kami pindah kemana kyai.."
" ke laut kan bisa..."
" kami ingin selalu dekat kyai,,,, makanya kami tinggal di tiang di depan majlis itu."
" ya sudah pindah ke genteng kan bisa,"
" boleh kami pindah ke genteng kyai?"
" boleh.... sana pindah..."
" terimakasih kyai...."
" ya "
" tapi nanti jangan di gusur lagi kyai."
" wah itu ndak jamin, kalau nanti rumahnya mau di bangun kan tetap saja di gusur."
" ya sudah kalau bgt, saya pamit, mau pindahan ke genteng."

Label: , ,

Kisah Lucu Kyai Nur di Saudi Arabia

Saya dulu pernah kerja di saudi di sebuah pabrik semen, tiap pagi habis subuh, sudah kebiasaan saya kalau malam melek sampai pagi, dan kalau habis subuh baru tidur, nah itu jam 7 harus berangkat kerja, biasanya bangun kesiangan, dan kesiangan, pontang panting pakai seragam kerja, pakai sepatu, padahal selama di indonesia itu saya ndak pernah pakai sepatu, dulu wkt sekolah SD saja sepatu dr rumah di tenteng, nanti kalau mau dekat sekolah baru di pakai, kalau pulang di lepas lagi, soale maklum kaki saya itu gak cocok pakai sepatu, kalau pakai sepatu pasti pada lecet, maklum kaki orang desa,

Nah di saudi itu kerja harus pakai sepatu, wah tersiksa lagi, pernah aku pakai sendal dan tak pakai sepatu, di tegur sama manager safety, dan besoknya habis negur aku, manager itu kecelakaan, sampai lehernya di giv.

Nah bangun dan kesiangan, pontang panting pakai baju seragam, pakai sepatu herannya seringnya kebalik pakai sepatunya, yg kiri di kanan yg kanan di kiri, dan kalau gak kebalik ya seringnya kaki keseleo karena jan kaki kok ya gak mau di sepatui, entah berapa kali keselo gara gara sepatu, juga pakai seragam kancingnya seringnya singsal atas bawah gak karuan, ah benar benar rasanya kok ya susah sekali jadi pekerja.
AH ITU BUKAN DUNIAKU,

Label: , ,

Minggu, 18 Januari 2015

kisah gaib Kyai Nur Jadi gelandangan

“Allah jualah yang menyempit dan yang meluaskan (pemberian rezeki) dan kepadaNyalah kamu semua dikembalikan” (Surah al-Baqarah, ayat 245).

“……dan tiada satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya” (Surah Hud, ayat 6).

“Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. ” (QS. Ath Thalaaq[65]:3)

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al Anfaal[8]

pada tahun sekitar 1989, saat itu umur saya 15 tahun, ada tarikan dari diri saya untuk meninggalkan dunia ini, sekolah saya tinggalkan, saat itu saya di pesantren, karena sejak keluar SD saya di masukkan pesantren, dan saya baru kelas 6 di ibtida'iyah pesantren, saya tinggalkan bangku sekolah dan saya tinggalkan pesantren, dan hidup menggelandang, menjadi orang gila, melepas keegoan saya, melepas saya ingin di hormati, saya muak dengan prilaku pesantren yang di dalamnya ada cenderung persaingan, bahkan sabun atau baju bagus juga persaingan, saya memilih meninggalkannya, menurut saya itu tak bagus untuk mendidik saya menjadi jiwa yang mandiri, karena masih mengharapkan kiriman orang tua, dengan jalan sendiri tanpa bekal saya jalan kemana saja tanpa arah yang pasti, saya hanya ingin bertawakal pada Allah, tarikan untuk meninggalkan kesenangan dunia begitu kuat, dan saya tak kuat menahannya untuk menghindari tarikan itu.

sejak saat itu saya menjadi orang gila, yang tidur di emperan toko, di pasar, di terminal, di setasiun, di kuburan, jelas saat itu saya masih kecil, dan kurus kering, tapi tekad di dada saya begitu kuat, sehingga saya tetapkan berserah diri pada Allah.

kadang saya setahun sadar, lalu pulang, di rumah tak sampai 1 minggu lantas pergi lagi, jelas ayah ibu saya menangis karena melihat keadaan saya seperti itu, hitam legam, kusut, kotor, dekil, tak terurus, dan mereka selalu menangisi, nanti saya akan jadi apa kalau seperti itu, umumnya anak remaja itu mengejar prestasi, seklah yang benar, belajar yang benar, sementara saya malah meninggalkan semua, anak yang tak punya masa depan.

ya begitulah keadaan lahiriyah saya, tanpa sepengatuhan siapa saja, para auliya mengajar saya di mana saya berada, ada 9 malaikat yang selalu saya ajak dialog, dan ada 17 malaikat yang menjaga saya mengelilingi, dan saya tak pernah sekalipun kelaparan, selalu dalam tanggungan Allah, saat itu tiap hari dapat uang saku 20 ribu, makan 2x, dan rokok gudang garam 16 1 bungkus, itu yang saya alami selama menjalani laku tawakal, soal bagaimana caranya Allah memberikan tanggungan itu jelas tiap hari selalu beda ceritanya, kalau di ceritakan akan setahun saya mengetik juga tak akan selesai kisahnya, karena banyak beragamnya.

yang jelas orang yang takut kelaparan itu sangat lucu, bagi saya kalau Allah menanggung maka tak ada namanya kekurangan, karena Allah itu maha kaya, orang kelaparan, kekurangan, kesempitan, karena menanggungkan segala sesuatu pada selain Allah, bukan bertawakal pada Allah, malah bertawakal pada selain Allah.

dan jika kamu mengatakan SAYA BERTAWAKAL , setiap pengakuan itu harus di uji, ujilah dirimu tinggalkan semuanya, dan bertawakal pada Allah, kalau kamu tak berani, itu menunjukkan kamu belum menjadi orang yang bertawakal pada Allah, tapi masih bertawakal pada benda, uang, pangkat, keluarga, saudara, dll
9 jam · Teman

Label: , , ,