Senin, 02 Maret 2015

16 tahun kena santet

seandainya semua orang di tanya , memilih gagal atau memilih sukses? jawabnya pasti memilih sukses, kalau di tanya , memilih hidup susah atau memilih hidup bahagia? pasti menjawab memilih hidup bahagia. tapi kadang yang kita kira menuju kebahagiaan itu seringnya adalah menuju kesengsaraan, yang kita kira apa yang kita lakukan itu akan menuju kebahagiaan ternyata setelah di lakukan bukan menuju kebahagiaan malah kesengsaraan, sementara jalan itu makin jauh, arah kembali sudah terlalu jauh dan sudah hilang jejak terlihat, mau kembali ruhani sudah terlalu lelah menempuh perjalanan jauh yang ternyata salah. tapi kalau tak kembali jelas akan makin parah duka yang harus di rasa akan makin sakit yang harus di tanggung, dan akan makin parah luka menyayat nyayat hati. seringnya saat seperti itu , di mana semua serba gelap di mana semua serba tak jelas, maka siapa saja akan di jadikan rujukan jalan untuk kembali, kadangkala bukan mendapat jalan terang malah jalan kembali makin hilang tak ada bekasnya lagi, dan keluar dari jalan sesat menuju tak ada jalan sama sekali.

saya akan sedikit bercerita, ini kisah nyata pula, bukan kisah rekaan saya, maaf jika cerita ini tdk sesuai persis sebagaimana orang yang bercerita padaku menceritakan, sebab aku sendiri merekamnya dengan telingaku saat itu juga lagi budeg karena serangan santet, jadi aku mendengarnya serba setengah setengah, aku hanya mengambil kesimpulan dari cerita itu.

kisahnya, ada seorang perempuan sebut saja namanya ibu AMINAH ( nama samaran ) beliau sudah tua, awalnya dulu beliau seorang wanita karir yang sukses, pejabat pemerintahan, juga banyak mengajar pengajian, dan banyak mengawal pemberangkatan haji dan umroh, satu ketika tanpa di sadari ibu aminah ini mendapatkan serangan dari para dukun yang di mintai oleh lawan bisnisnya sehingga bisnis ibu aminah hancur total, di keluarkan dari pekerjaan, dan akhirnya semua bisnisnya semua hancur, ibu aminah perlahan tapi pasti hidupnya mulai terpuruk, bahkan kalau di katakan untuk makan sehari-hari kesusahan, dia juga di landa berbagai macam penyakit ulah si dukun dan di obatkan kemana saja tak juga mendapatkan hasil, tapi ibu aminah tak atah arang, dia selalu berusaha mencari jalan keluar, secara usaha lahiriahnya ya sudah benar, karena ibu aminah mendatangi para KYAI, untuk minta solusi, tapi apesnya sama kyai kyai yang di datangi ibu aminah di beri keris, akik, rajahan asma' dan bahkan tengkorak dan macam-macam benda mistik dan kufarat, jadi keadaan ibu aminah bukan makin sembuh dan bukan makin keluar dari keterpurukan tapi makin jauh terpuruk, akalnya sudah tak sampai lagi menghadapi keadaan yang di alaminya, tapi tetap saja bu aminah berpindah-pindah ke satu kyai ke kyai yang lain, dan apa yang di berikan oleh kyai-kyai itu di kumpulkan sampai berkerdus-kerdus berlemari-lemari sangking banyaknya, keris sudah tak terhitung, la kyai kok memberi itu, ya itulah kenyataan yang di hadapi bu aminah, bu aminah yang tak tau ya he-eh saja di beri apapun, di kiranya itu akan mengeluarkan dari permasalahan yang di hadapi.

bertahun sudah, entah sudah berapa tahun mungkin 16 tahun atau berapa saya kurang denger waktu beliau cerita, akhirnya dia sampai numpang di sebuah pondok dan tidur di masjid, keadaanya sudah lelah dan putus asa, sampai ada temannya yang menyarankan bertemu denganku, awalnya dia sudah enggan karena trauma dengan yang namanya KYAI, pasti di beri keris lagi di minta menebus sekian juta, tapi oleh yang menyarankan di tekankan kalau saya tak pernah meminta apa-apa dalam menolong. akhirnya beliau mau,

ketika bertemu denganku, sebenarnya permasalahannya sepele, hanya di santet untuk sakitnya, dan hanya dia tak bertawakal pada Allah saja, jadi saya cuma mengambil jin yang di dalam tubuhnya dan mengambil kiriman santetnya, dan seketika beliau sembuh, dan saya minta bertaubat, lalu membuang semua barang yang di berikan kyai sebelumnya, dan bertawakal pada Allah, dan dia menyetujui semua, alhamdulillah besoknya rekan bisnisnya langsung menghubungi, padahal itu 16 tahun rekannya tak pernah menghubungi sama sekali.

jadi sebenarnya permasalahan itu kadang sepele, tapi karena kita tak tepat mengambil jalan keluarnya, permasalahan yang sepele jadi rumit, pelik, seperti orang melepas baut seharusnya di puntir kok di gigit di tarik pakai gigi, bisa -bisa bukan bautnya yang lepas tapi gigi sama tengkoraknya yang lepas.

Label:

Jumat, 13 Februari 2015

Serangan Tombak gaib beracun

Mahkota Ruhani

malam minggu silam, punggung terasa sakit setelah memimpin dzikir, aku juga tau ada tombak menancap di tubuhku, karena lelah ku biarkan saja, di samping itu susah juga mau ku cabut, karena di punggung, sampai pagi ku suruh pak Herman Mbeling mencabutnya, ee setelah di cabut beberapa hari kok tak hilang rasa sakitnya, ada malaikat datang.

" Assalamualaikum kyai....kyai tak apa-apa ?"
" waalaikum salam, tak papa.. hanya bekas tombak menancap di punggung kok tak hilang2, padahal sudah ku mintakan obat malaikat ridwan ."

" itu tombak yang juga membunuh syaikh abdullah pandeglang .itu namanya tobak iblis,.syukur kalau kyai tak papa, karena tombaknya beracun sekali.."
" ya Alhamdulillah atas pertolongan Allah, aku tak papa..."

iseng aku mandi di kamar mandi belakang, yg menyambung dengan sumur zam-zam, alhamdulillah kok rasa sakit bekas tombak jadi hilang sama sekali...Allah memang selalu memberi jalan keluar dari semua masalah, tanpa kita sangka-sangka caranya...siapa yang bertawakal pada Allah, Allah akan menanggung orang itu.

Label: , ,

Selasa, 20 Januari 2015

kisah pendeta laki laki berubah jadi perempuan

ADA SEORANG PENDETA YANG SANGAT BIJAK DAN BERPENGARUH DI BAGHDAD YANG MEMILKI BANYAK PENGIKUT. IA MEMILIKI PENGETAHUAN YANG LUAS TIDAK HANYA MENGETAHUI TRADISI YAHUDI DAN KRISTEN,TETAPI JUGA MENGENAI ISLAM. IA PUN MENGETAHUI KITAB SUCI AL-QUR’AN DAN SANGAT MENGHARGAI NABI MUHAMMAD SAW. KHALIFAH SANGAT MENGHORMATINYA DAN BERHARAP IA DAN PENGIKUTNYA MASUK ISLAM.SEBENARNYA, PENDETA ITU INGIN MASUK ISLAM. HANYA SAJA, IA MASIH MERAGUKAN BAHWA MIKRAJ NABI MUHAMMAD SAW, TERJADI BERIKUT RAGANYA

MIKRAJ ITU TERJADI KETIKA NABI SAW , DIPERJALANKAN DARI MEKKAH KE YERUSALEM DENGAN JASAD DAN RUH BELIAU,KEMUDIAN NAIK KE TUJUH LAPIS LANGIT SERTA MENYAKSIKAN BANYAK HAL. BELIAU MELIHAT SURGA DAN NERAKA , LALU BERTEMU DENGAN ALLAH SWT , YANG MENYAMPAIKAN SEMBILAN RIBU KATA .SAAT PULANG DARI PERJALANAN ITU, KASUR NABI SAW BELUM MENDINGIN DAN DAUN YANG TERSENTUH DALAM PERJALANAN BELUM BERHENTI BERGOYANG

AKAL PENDETA ITU TIDAK MENERIMA PERISTIWA MIKRAJ ITU DAN SEGALA YANG DISAMPAIKAN NABI SAW, SEPULANG DARI PERJALANAN ITU. BAHKAN, SESUNGGUHNYA BANYAK KAUM MUSLIMIN KETIKA ITU YANG TIDAK MEMPERCAYAI PENJELASAN NABI SAW. DAN MENJADI MURTAD.PERISTIWA ITU BENAR-BENAR MENJADI UJIAN YANG SANGAT BERATBAGI KEIMANAN KAUM MUSLIMIN. KARENA AKAL TIDAK DAPAT MENERIMA FENOMENA SERUPA ITU.

KHALIFAH MENGUNDANG PARA BIJAK DAN PARA SYEKH UNTUK MENYAKINKAN SI PENDETA , NAMUN TAK ADA YANG MAMPU.KEMUDIAN PADA SUATU SORE, IA MEMOHON KEPADA SYEKH ABDUL QODIR UNTUK MENYAKINKAN SI PENDETA MENGENAI KEBENARAN MIKRAJ NABI SAW.

KETIKA SYEKH ABDUL QODIR DATANG KE ISTANA, SI PENDETA DAN KHALIFAH TENGAH BERMAIN CATUR.SAAT PENDETA MENGANGKAT SEBUAH BIDAK CATUR, TIBA-TIBA MATANYA BERADU PANDANG DENGAN SYEKH ABDUL QODIR. SI PENDETA MEMEJAMKAN MATANYA…….KETIKA MEMBUKA MATA, TIBA-TIBA IA BERADA DI SEBUAH SUNGAI DAN DIHANYUTKAN OLEH ALIRANNYA YANG DERAS. IA BERTERIAK MINTA TOLONG. SEORANG PENGEGEMBALA PEMUDA LOMPAT KE SUNGAI MENYELAMATKANNYA. KETIKA PEMUDA ITU MEMELUKNYA , IA SADAR BAHWA IA TIDAK BERPAKAIAN DAN DIRINYA TELAH BERUBAH MENJADI SEORANG GADIS

SI PENGGEMBALA MENARIKNYA KELUAR DARI SERTA-SERTA MENANYAKAN KELUARGA DAN RUMAHNYA. KETIKA GADIS ITU ( PENDETA ) MENYEBUTKAN BAGHDAD, SI PENGGEMBALA ITU MENGATAKAN BAHWA BUTUH WAKTU BERBULAN-BULAN UNTUK SAMPAI KESANA. SI PENGGEMBALA MENGHORMATI,MENJAGA, DAN MELINDUNGINYA. NAMUN KARENA TAK ADA TEMPAT YANG DITUJUNYA, SI PENGGEMBALA MENIKAHINYA. DARI PERNIKAHAN ITU MEREKA MEMILKI TIGA ORANG ANAK.

SUATU HARI, SAAT SI ISTRI MENCUCI PAKAIAN DISUNGAI YANG MENGHANYUTKANNYA BEBERAPA TAHUN SILAM, IA TERGELINCIR DAN JATUH KE AIR. KETIKA SADAR DAN MEMBUKA MATA…..IA DAPATI DIRINYA DUDUK DIHADAPAN KHALIFAH. MEMEGANG BIDAK CATUK DAN MASIH BERTATAP PANDANG DENGAN SYEKH ABDUL QODIR YANG BERUJAR KEPADANYA “ HAI PENDETA YANG MALANG, APAKAH SAAT INI KAU MASIH ENGGAN MENGAKUI “

SI PENDETA , YANG MASIH RAGU DAN MENGANGGAP APA YANG DIALAMINYA ITU HANYALAH MIMPI, MENJAWAB “ APA YANG KAU MAKSUDKAN “

“ APAKAH ENGKAU INGIN BERJUMPA DENGAN ANAK DAN SUAMIMU “ TANYA SYEKH ABDUL QODIR SERAYA MEMBUKA PINTU. DIDEPAN PINTU ISTANA ITU TELAH BERDIRI SI PENGGEMBALA DENGAN TIGA ORANG ANAKNYA . MENGALAMI RUNTUTAN KEJADIAN ITU, SI PENDETA LANGSUNG MENYATAKAN KEIMANAN DAN MENGAKUI KEBENARAN MIKRAJ NABI SAW. IA DAN JAMAAHNYA YANG BERJUMLAH SEKITAR LIMA RIBU ORANG MASUK ISLAM MELALUI SYEKH ABDUL QODIR AL-JAILANI

Label: , , , ,

Senin, 19 Januari 2015

Kyai Nur di tusuk keris beracun

biasanya banyak santet yang mengenaiku tak ku perdulikan, tapi tadi subuh pas ngimami jamaah, ada tusukan keris di dada, rasanya lumayan sakit, ku tahan sampai sholat dan dzikir selesai, sakitnya mulai menjalar ke tangan karena kerisnya beracun, dan tangan mulai kaku, setelah dzikir langsung ku tarik sukma orang yang menyantetku ku masukkan mediator.

" siapa kamu ?" tanyaku setelah sukma dukun masuk ke mediator.
" tak perlu tau, apa perdulimu.?" jawabnya sok.
" bukan begitu, saya hanya mau tau kenapa kamu menusuk dadaku dengan keris ?"
" terserah aku."
" memangnya kamu mau di tusuk pakai keris?"
" tak mau"
" kenapa kamu menusukku pakai keris ?"
" karena aku dendam"
" dendam kenapa pada apa ?"
" ya padamu ?"
" kenapa dendam padaku ?"
" karena kamu telah mencelakakan muridku?"
" siapa ?"
" para dukun santet"
" ooo pasti mereka menyerangku sehingga jadi begitu"
" tapi kamu telah mencelakakannya."
" ya aku tak pernah memusuhi siapapun, jika mereka menyerangku, sebenarnya aku juga diam saja, tapi Allah kan tidak diam, tak pernah tidur."
" siapa Allah ?"
" memangnya kamu tak kenal Allah tuhan sekalian alam, apa yang kamu sembah ?"
" aku menyembah tuhan yesus."
" tuhan yesus yang mana ?"
" tuhan yesus ya tuhan yesus."
" yang di salib itu ?
" ya"
lalu ku seret yang ada di salib ke taruh di depannya.
" ini yang kamu maksud tuhan yesus ?"
dia membuka matanya melihat ke arah yg ku tunjuk.
"tidak."
" tidak bagaimana ?"
" kenapa hitam jelek seperti itu ?"
" ya memang kenyataannya seperti itu, kamu tanya saja."
lalu dia berdialog dengan jin fasik yang dia anggap tuhan itu.
" ah kenapa tetap tetap saja aku menyembah iblis."
" ya kenyataannya begitu.."
" suruh saja dia pergi."
" kamu mau di tusuk sepertiku ini ?"
" tdk mau.."
" lalu kenapa kalau tak mau, kamu menusukku ?"
" terserah aku, itu keris-kerisku sendiri."
" kamu tau siapa yang kamu hadapi ?"
" tidak."
" coba buka matamu, lihat aku.."
dia mencoba membuka matanya tapi tak jadi.
" silau."
" biar ku bantu buka matamu..." ku jentikkan jari dan matanya tak bisa tak terbuka.
" aduuuh. mataku terbakar." jeritnya.
" melihatku saja kamu tak mampu, bagaimana kamu berani menyerangku>"
" karena muridku kamu celakakan....dan istrinya pada datang padaku meminta bantuan."
" oo begitu... yang kamu pakai nusuk aku itu keris, keris siapa?"
" ya kerisku, warisan leluhurku."
" heheheh itu warisan leluhurmu, menurutmu kerismu itu lebih taat pada siapa? padamu atau padaku ?"
" ya jelas padaku."
" coba... keris yang di pakai menusukku, kamu ku perintahkan tusuk orang ini."
" aduuuh.... kenapa dia menusuk diriku sendiri, danmenancap. aduh bagaimana ini.."
" nah itu kan kerismu sendiri, seharusnya lebih taat padamu, kenapa menusukmu, coba kalau dia taat padamu, coba kerismu itu cabut dari dadamu, bisa gak?"
dia berusaha mencabut keris yang menancap di dada kirinya tapi tak bisa.
dan tangan kirinya mulai kejang karena racun yang mulai menjalar. berulang kali dia berusaha mencabut keris yang menancap, tapi tetap tak bisa.
" coba keluarkan semua kesaktianmu, dan cabut kerismu itu kalau bisa."
tetap saja dia tak bisa.
" nah bagaimana taatan dia padamu atau padaku ?"
" ya ya... tapi ini tolong saya, tanganku sudah kejang ini"
" itu sama dengan yang ku rasakan, makanya jangan menusuk orang lain, di coba dulu kamu tusuk diri sendiri, kalau enak bisa kamu tusuk orang lain. ada berapa orang yang pernah kamu bunuh ?"
" sudah tak terhitung.."
" kalau begitu semua ilmumu ku lucuti."
" jangan... ini tolong saya, kerisnya di cabut."
" itu kerismu sendiri, bagaimana kamu tak perintahkan saja dia keluar dari tubuhmu, taubat nanti keris itu akan lepas sendiri."
" sebenarnya kamu itu siapa ?"
" aku? aku orang biasa, aku hanya anak muda saja..yang tak punya apa-apa..."
" tapi kenapa bisa memerintahkan kerisku ?"
" aku juga tak tau kerismu kok mau ku perintah."
" aaah... ini tolong di lepaskan, aku kesakitan."
" itu kan kerismu sendiri...kenapa minta aku yang melepaskan, kamu sebenarnya orang mana ?"
" saya orang kalimantan."
" ya sudah ku kembalikan ke asalmu."

Label: , ,

Kyai Nur dan para Wali ALLOH

Ada ruh auliya sebanyak 800an ribu yang selalu ikut berjamaah denganku, kadang satu demi satu berbicara denganku, tapi kenapa mereka selalu menangis jika berbicara denganku?
Seperti syaikh qorotul ain, beliau menangis ersedu sedu..dan mengatakan, kyai kamu sendirian, ... ulama ulama pada mementingkan nafsunya, kamu berjuang sendirian, jangan bimbang, jangan sedih, jangan susah, kami semua ada di belakangmu, menjaga kanan kirimu depan belakang... jangan mundur, bawa agama ini sebagaimana rosululloh membawa pertama kali.

Ada habib sholeh bangil beliau juga menangis sampai tubuhnya terguncang2...
Ada imam maturidi, ada imam tirmidzi.... dan ada rombongan dari hadraumaut.

Tapi berbicara dengan auliya itu selalu bagiku sendiri menyejukkan hati, menambah wawasan dan keilmuan....

Label: ,

Minggu, 18 Januari 2015

kisah iblis dan Syaikh Abdul Qodil Aljaelani

Suatu hari Syeikh Abdul Qadir al Jaelani dan beberapa murid-muridnya sedang dalam perjalanan di padang pasir dengan tanpa alas kaki. Padahal kondisi padang pasir waktu itu sangat panas dan para muridnya sengaja dibiarkan berjalan di depannya.

Tidak lama kemudian mereka merasa sangat haus dan kelelahan. Tiba-tiba awan muncul di atas mereka seperti sebuah payung yang melindungi mereka dari panasnya matahari. Tak lama kemudian muncul juga mata air yang memancar dan sebuah pohon kurma yang berbuah banyak dan matang.
Lalu datanglah sinar berbentuk bulat, lebih terang dari matahari dan berdiri berlawanan arah dengan arah matahari.

“Wahai para murid Abdul Qadir, aku adalah Tuhan kalian. Makan dan minumlah karena telah aku halalkan bagi kalian apa yang aku haramkan bagi orang lain,” kata suara tersebut.

Suara Asing Menyeru
Para murid itu berlari ke arah mata air untuk meminumnya, dan ke arah pohon kurma untuk memakan buahnya. Akan tetapi Syeikh Abdul Qadir mencegahnya, lantas ulama Tasawuf itu berteriak,
“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk,” ucapnya waktu itu.

Awan, sinar, mata air, dan pohon kurma semuanya langsung hilang. Akan tetapi suara misterius itu masih ada dan terus mengganggu.
“Bagaimana kamu tahu bahwa itu aku?” kata suara yang sejatinya adalah iblis itu.

“Iblis yang terkutuk yang telah dikeluarkan Allah Swt dari rahmat-Nya bahwa firman Allah Swt bukan dalam bentuk suara yang dapat didengar oelh telinga ataupun datang dari luar.
Lebih lagi aku tahu bahwa hukum Allah Swt tetap dan ditujukan kepada semua.
Allah Swt tidak akan mengubahnya ataupun membuat yang haram menjadi halal bagi siapa yang dikasihi-Nya,” kata Syeikh Abdul Qadir.

“Wahai Abdul Qadir, aku telah membodohi tujuh puluh nabi dengan tipuan ini. Pengetahuanmu begitu luar biasa dan kebijakanmu lebih besar daripada nabi-nabi itu,” jawab iblis.

“Hanya sekian banyak orang-orang bodoh saja yang menjadi pengikutmu. AKu berlindung darimu kepada Tuhan-Ku Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Karena bukanlah pengetahuanku ataupun kebijakanku yang menyelamatkanku darimu, tetapi hanya dengan rahmat dari Tuhanku,” bentak Syeikh Abdul Qadir.

Orang Yang Ikhlas
Setelah Iblis mengaku menyerah menggoda Syeikh Abdul Qadir, ia langsung menghilang menjauh dari ulama yang terkenal itu.
Namun demikian iblis tidak akan putus asa dan berhenti menggoda manusia. Semua yang digoda iblis akan terpengaruh kecuali orang-orang yang ikhlas dalam beribadah.

Bahkan iblis sendiri takut kepada Rasulullah Saw, terbukti iblis mengungkapkan cara-caranya menggoda manusia kepada nabi yang paling akhir itu.

Ketetapan Allah Swt telah diberikan melalui Nabi Akhir zaman, Nabi dan Rasul terakhir yang hidup di bumi ini, Nabi Muhammad Saw, pembawa risalah terakhir, dan ketetapan itu tidak akan dirubah hingga hari kiamat, sungguh tak masuk akal bila ada yang manghalalkan yang haram dan begitu juga sebaliknya.
----------------------------------------------------------

makin dekat orang dengan Allah tandanya orang itu makin taqwa, makin takut, taat dan menjauhi semua maksiat, entah maksiat lahir maupun maksiat batin, kok ada orang mengaku makin dekat dengan Allah tapi makin bebas melanggar hukum syariat, maka orang itu bukan dekat dengan Allah, tapi makin bersatu dengan iblis.

suatu hari Syekh Abdul Qadir Jailani melakukan perjalanan seorang diri. Dalam menempuh perjalanan di tengah padang pasir yang panas itu ia merasa kehausan. Namun, tiba-tiba ia melihat sebuah bejana dari perak berselimutkan awan di atasnya melayang di udara, lalu perlahan-lahan turun kepadanya.

Saat itu, diceritakan terdengar sura gaib dari angkasa,"Hai Abdul Qadir, minumlah isi bejana itu. Hari ini kami telah menghalalkan untukmu seluruh makanan dan minuman yang semula di haramkan. Dan telah aku gugurkan seluruh kewajibanmu untukku."

Sebagai seorang yang arif, Syekh Abdul Qadir Jailani tahu bahwa suara gaib yang menyerupai wahyu itu hanyalah setan yang menggoda keteguhan imannya. Ia pun marah sambil berkata,"Hai Mal'un...! Menyinkirlah kamu dari sini. Sesungguhnya aku tidak lebih mulia dibandingkan Nabi Muhammad saw. di sisi Allah. Untuk Rasulullah saja tidak mungkin berlaku ketentuan semacam itu. Barang yang di haramkan oleh Allah selamanya tetaplah haram, dan kewajiban seorang hamba kepada-Nya tidak pernah di gugurkan, termasuk diriku."

Mendengar ucapan Syekh Abdul Qadir Jailani tersebut, setan pun lenyap sambil berbisik,"Betapa kuat iman yang dimiliknya."

Semakin kuat iman seseorang, semakin besar dan berat pula ujian yang akan ia hadapi. Setan sebagai makhluk yang selalu berusaha menjerumuskan manusia ke dalam neraka akan menggoda siapa saja, termasuk Syekh Abdul Qadir Jailani. Namun berkat ilmu yang dimiliki, Syekh Abdul Qadir Jailani dapat selamat dari godaan itu. Pelajaran yang dapat kita petik adalah betapa penting peran ilmu dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dengan ilmu, kita dapat membedakan mana yang benar mana yang salah, mana jalan yang ditunjukkan Allah dan mana jalan yang dituntunkan setan. Bagi orang yang tidak berilmu, tentu saja akan sulit untuk membedakan antara seruan Allah dan bisikan setan. Seruan gaib seperti yang diucapkan oleh setan dalam kisah di atas tentu sangat menakjubkan dalam pendengaran orang yang tak berilmu. Karena itt, berhati-hatilah, karena perangkap setan sering kali menakjubkan dalam pandangan manusia. Orang-orang yang berilmu akan terselamatkan oleh ilmu yang mereka miliki. Sebaliknya, orang-orang yang tak berilmu akan terjerumus karena kebodohan mereka.
7 jam · Teman

Label: , ,